|
Atau kemampuan fisik yg semaki berkurang dikikis oleh umur ? Aku tak tahu . Sekarang aku duduk disini , mencurahkan apa yg kurasakan , tanpa perduli apakah tulisan ini akan menarik perhatian siapapun yg kebetulan membacanya atau membuat orang berpikir akan makna dari tulisan ini . Tak mengandung hal2 yg sekiranya dapat bermanfa'at bagi siapa saja. Sepertinya tulisan ini mengandung nada2 keputus asaan , datar saja dan kurang memperlihatkan emosi manusia yg naik turun seperti nada lagu2 kehidupan . Setiap hari aku mengamati perkembangan bayi kecil ini. Umurnya baru saja menginjak bulan ketiga .Dan selayaknya bayi perlu diperhatikan soal makan minumnya berikut vaksinasi yg sudah dijadwalkan oleh dokter yg merawatnya . Tidak sedikit biaya yg dikeluarkan oleh putriku , demi kesehatan tubuhnya , dan tentu saja agar dia bertumbuh selayaknya . Tanpa terasa umur bayi ini sudah menginjak bulan ketujuh dan perkembangan tubuhnya baik dan sehat . Dokter yg merawatnya sangat senang ,m ungkin merasa bahwa kuliahnya selama ini tidaklah sia2 , bangga melihat pasennya berkembang sangat pesat dan sangat pintar . Putriku tak henti2nya bercerita kepada teman2nya mengenai perkembangan bayi itu . Dan tentu saja dengan dibumbui sedikit cerita 2 tentang kenakalannya , dan seringnya ngompol disana sini , serta banyaknya barang2 yg dirusakkan olehnya. Seolah-olah hal itu menjadi tolok ukur perkembangan kepintarannya . Sebaliknya aku dan suamiku sangat cemas dan sangat geram melihatnya .Aku menjadi sangat terbeban utk tdk membiarkannya kotor , karena baunya pun sangatlah mengganggu seisi rumah ,......atau jangan 2 tetanggapun jadi terusik karenanya. Akupun menjadi sangat terikat , karena praktis akulah yg banyak terlibat langsung dengannya. Dari semula aku kurang setuju akan kahadirannya dirumah kami , tapi dengan segala pertimbangan terpaksa aku merawat dan memeliharanya .Hubungan emosional semakin mendalam dan sekarang aku merindukannya bilamana aku berada ditempat lain . Sore ini aku baru saja selesai mengganti keset kaki dan masuk kedalam rumah untuk menjawab bunyi telepon yg berdering . Tak berapa menit berhalo halo dengan seorang teman , aku keluar dan mendapati si keset yg baru dicuci itu sudah berpindah tempat, dan bentuknya yg semula persegi empat berubah menjadi persegi banyak .Bukan itu saja , semua benda sangat menarik perhatiannya dan pasti akan mengalami perubahan bentuk dari bantuk yg sangat kecil sampai tidak berbentuk lagi . Dokter dan putriku menerangkan bahwa itu disebabkan pertumbuhan giginya. Yah gigi., gigi itu besar 2 dan memampukan pemiliknya mengunyah nomor plat mobil suamiku . Tak dapat aku membayangkan apabila suatu saat dia mengunyah kaki seseorang , dan putriku akan mengatakan ....karena pertumbuhan gigi si makhluk ini .Terus terang aku kadang2 merasa ngeri saat dia menggigit tangan putriku dan putriku hanya mengatakan: ..." jangan dong Bevy".Namanya Beverly , masih keturunan bule dan siapa tahu nenek moyangnya memang berasal dari sana , dari perkampungan celebrities nun jauh disana. Sementara dikampungku otomatis semua orang akan memanggilnya dengan sebutan si Mopi ,tak perduli apakah dia keturunan anjing golden ritriever atau apapun itu,tetap saja anjing , asu kata orang jawa dan batak atau rintewulu kata orang manado.Tak perlu diperhatikan , karena memang dia tidak cari perhatian .Konon tidak seperti manusia............ |
| Sontoloyo March 9, 2006 03:36 PM PST huaaaaa mau dooong anjing golden retreiver hiks....hiks di rumah cuman anjing kampung yang ga jelas fungsinya (jaga rumah kaga bisa, diajak main juga kaga mau). | ||
| lantip December 23, 2005 04:08 PM PST wadaw..kok ngeri mak.. hehehe.. btw.. selamat merayakan natal mak! hehe oh iya.. selamat hari emak juga. :D | ||
| Anak December 9, 2005 11:31 PM PST Sekarang si Bevi dapet temen ya katanya... Chiko, yg menurut Detty sih lebih manis dan beradab, walopun kalo jalan suka nabrak2 karena matanya ketutupan poni... | ||
| Leave a Comment: |