|
|
Monday, May 30, 2005
MANA DADA.....EH BUSUNGMU , INI BUSUNGKU
PEMANDANGAN ini SUNGGUH MEMBUAT MATA DAN HATI PILU......
Pelajaran yg kuterima sejak aku memasuki sekolah dasar atau SD ( dahulu SR atau sekolah rakyat ) sampai tingkat akademis , tak henti2nya menekankan bahwa negeri ini , adalah negeri yg kaya raya , gemah ripah loh jinawi , kata sebagian besar penduduk negeri ini . Tanahnya subur , tanam tongkat keluar singkong , lautannya penuh dengan satwa bahari siap utk dijala dan diolah menjadi makanan tinggi protein , ladang dan padang rumput penuh dengan ternak dan palawija , semua sumber protein .
Dalam 2 pekan ini , layar kaca dipenuhi dengan gambar2 anak2 yg menderita kwashiorkor , akibat malnutrition yg mengandung zat pembangun tubuh protein . Anak2 balita yg semestinya tampil dengan wajah dan tingkah lucu yg menggemaskan , yg seharusnya mampu mengundang orang dewasa utk mencubit dan menciumnya karena aneka gaya layaknya balita sehat , justru membuat yg menonton mual dan pusing . Melihat wajah mengkerut seperti mummi , kulit berwarna gelap dan kedua tungkai serta lengannya bak tulang dibalut selaput pelepah kelapa berwarna coklat ,aku seolah melihat pemandangan anak2 Afrika yg pernah ditayangkan oleh media kaca ini beberapa waktu yg lalu.
Kemudian keterangan dari pihak yg berwenang ( keterangan melulu , tindakan entar aja , soalnya beliau ini juga busung , tapi busung kenyang ) seperti biasa :"Sudah dilakukan tindakan , sekian milyar rupiah sudah disiapkan untuk menanggulangi....dst,dsb ,terus....trus...". Lalu diskusi , telepon interaktif , dll , dll , semua memberikan pendapat yg sangat jitu.Tapi yg dirawat dirumah sakit sudah dibawa pulang oleh org tuanya , karena tidak mampu membayar uang perawatan . Menteri Kesehatan dengan sangat yakin bin yakul menegaskan bahwa biaya perawatan ditanggung oleh pemerintah , alias penderita dirawat gratis , tak usah bayar , free......Selamat pakai , sipenderita kwashiorkor atau su busung lapar sudah berpulang , kembali kepada Sang Pencipta .
Eh , jangan salahkan pemerintah dong , jangan salahkan wakilrakyat yang juga rata2 busung , tapi yg ini bukan busung lapar , tapi busung kenyang...Tak usah menonton tayangan rekaman daerah2 yg katanya penghasil beras , daerah2 yg sejak merdeka terkenal sangat kering kalau tidak ada hujan . Nanti tambah pilu , apa yg kita kerjakan sejak negeri ini merdeka ?
Kalau begitu , pelajaran SD harus diralat, jangan katakan negeri yg kaya raya , tapi B E K A S
negeri kaya raya . Merdeka!!!!!!!!.
Posted at 06:17 pm by Emaq
Permalink
Monday, May 23, 2005
GAMANG AKAN KETERATURAN
Mula2 aku menginjakkan kaki dikota ini ada perasaan gamang dan kekuatiran disertai pikiran yg mengganggu kalau2 aku salah jalan , atau salah mengartikan apa yg ditangkap oleh telingaku . Pikiran dan pendengaran tidak akur , tidak sinkron kata orang sekarang , sehingga apa yg seharusnya mudah menjadi sulit dan apa yg seharusnya menyenangkan menjadi sangat mengganggu .
Tidak semua yg teratur itu menyenangkan kalau kita tidak terbiasa , sebagaimana yg serba kacau menjadikan perasaan menjadi tidak nyaman karena biasa hidup dalam keadaan yg serba teratur dan tertata dengan sangat rapi . Tak kutemukan seseorang yg heran akan gerak gerikku , atau mungkin mataku tidak menangkap adanya sosok yg melihatku sekilas . Tidak , tapi saat ini sungguh aku berharap dapat menemui seseorang yg dapat kutanyai akan semua pemanfaatan kemudahan yg terpapar dihadapanku .
"Excuse me , anything I can help you , mam ?" Suara lembut disebelahku membuat aku menoleh dan tertegun sejenak hingga aku segera sadar kembali dan tergagap menyambut kebaikan hati orang yg menyapaku . "Duh , Gusti Engkau selalu hadir pada saat aku sangat membutuhkanMu , atau paling tidak saat aku sadar akan kehadiranMu ( entah sudah yg kesekian kali aku sadar lagi utk kemudian segera melupakan )".Doa ini terbaca dalam benakku .
Siempunya suara lembut itu menerangkan dengan sangat sabar dan terarah , sehingga aku dapat memahami dan membuatku se-olah2 sudah biasa dengan semua yg tadi tidak kupahami sedikitpun . Apakah otakku tiba2 menjadi terang ataukah memang dia mempunyai cara yg sangat mujarrab utk menatar setiap orang yg dia temui , entahlah.
Alangkah indahnya kebudayaan penduduk negara ini , dan alangkah menyenangkan hidup dalam keteraturan . Keteraturan yg menghormati hak2 makhluk hidup tanpa kecuali , dari manusia hingga hewan dan bahkan tumbuhan , dilindungi haknya utk mendapat perlindungan dari tangan2 yg tidak bertanggung jawab . Ini bukan kebudayaan timur , ataupun kebudayaan barat , tapi kebudayaan yg berasal dari negara kapitalis yg selama ini selalu dinista sebagai tidak manusiawi oleh negara2 dimana penduduknya dijajah oleh pemerintahnya sendiri.
Quo vadis kebudayaan bangsaku? Yg selalu memproklamirkan dirinya sebagai bangsa timur yg berbudaya tinggi dan menolak semua budaya2 lain yg tidak serupa dengannya ?
Posted at 06:48 pm by Emaq
Permalink
K I R I M A N P A K E T C I N T A
Kusiapkan sebuah koper besar. KOPER BESAAAARRRRR......? Untuk apa ? Aku ingin mengirimkannya kepada seseorang yg sangat jauh dan kurindu utk menjamahnya saja , barang seusap. Kuingin menaruh tangan dan jari2 ini kadalamnya , bahkan beserta dgn lenganku , kedua lenganku . Selebihnya tentu saja ciuman2 dan cinta yg dalam serta ditambah lagi dengan kata2 nan manis . TAPI ...nanti dulu , bukan hanya itu , jangan sampai terlupa kata2 omelan , nasihat2 yg membosankan bagi orang2 sibuk dan juga peringatan2 . Peringatan2 ...? Apa maksudnya ? Peringatan2 seperti :"Jangan lupa ini , jangan begitu dan jangan begono" dan banyak lagi kata2 petuah pemudah ,petitih dan pepatah , sehingga kadang2 wadahnya jadi patah karena terlalu banyak muatannya . Ku akan mengirimkannya ketempat yg sangat jauh .........nun jauh diseberang lautan nan luas ketempat yg di-idam2kan oleh banyak orang. Ku bermimpi melihat koper itu sampai ditempat tujuan . Kudambakan kirimanku diterima dengan senang hati ditempat tujuan.
Apakah aku terlalu mementingkan diri sendiri ? Apakah aku tidak rela menapakkan kaki pada bumi nyata ? Aku senantiasa larut dalam perang dengan diriku sendiri , antara kebanggaan dan kegamangan . Bangga akan sebungkah karunia dari Sang Pemberi hidup melanda sibuah hati , namun gamang akan kenyataan pada jarak yg sangat lebar antara aku dengannya . Jarak yg mau tidak mau harus ada . Ku ingin menoleh kekiri kekanan mencoba mencari dukungan pada perasaan , tapi hati bertanya-tanya :"Apa yg engkau cari , wahai perempuan ? Bukankah saat itu harus tiba ? Karena dia bukan hak milikmu pribadi, dia adalah milik bangsa , dan bangsa ini memerlukannya."
Kutatap dan kutelusuri kamarnya , benda2 yg tak dibawanya serta , semuanya seolah menudingku terlalu sentimentil .Aku menjamah dan mengusap seolah mewakilinya , melihat wajahnya disemua benda2 kesayangannya . Aku mendengar suaranya ditengah percikan air pada saat seseorang menggunakan kamar mandi yg biasa digunakannya . Yah , seolah lagu2 yg biasa disenandungkannya bergema diudara memenuhi nuansa pagi , maupun datangnya malam menghantarkan sibuah hatiku ketempat tidurnya . Suara2 jawaban terhadap pertanyaanku setiap ia pulang dari tempat kerjanya tidak terdengar disini , karena pertanyaanku tidak terucap seperti biasanya .
.............Kuteliti koper besarku , kalau2 ada yg tertinggal . Dan ..syukurlah koper itu sudah penuh dengan kehangatan cinta . Orang lain tak dapat melihatnya, hanya dia , sibuah hatiku anak gadisku yg rupawan wajah dan hatinya yg tahu persis apa isi koper besar cintaku .
Aku menatap Dia Sipemberi hidup diatas sana , memohon kasih karuniaNya , agar jangan lupa kepada gadisku .Saatnya aku mengirimkannya , agar dapat segera jari2ku mengusapnya , dan kedua lenganku memeluknya dan berbisik ditelinganya : "Kau adalah hartaku yg paling mahal yg dianugerahkan oleh Dia untukku . Aku sangat mencintaimu buah hatiku , dgn caraku dgn gayaku "
SELAMAT MENGEMBAN TUGAS , TUHAN MEMBERKATI ENGKAU SAMPAI KAPANPUN DAN DIMANAPUN .
Posted at 12:32 pm by Emaq
Permalink
Sunday, May 08, 2005
H A P P Y M O T H E R S D A Y
M O T H E R
mother you had me, but I never had you
Lirik lagu the Beattles ( ma'ap kalo ejaannya salah ) ini kembali terngiang dlm telingaku sejak kemarin , bahkan sudah beberapa hari ini . Iklan2 yg terbaca dalam surat2 kabar , bahkan toko2 mengesankan adanya event yg penting bagi siapa saja yg berbelanja . Hampir semua gerai2 menawarkan harga2 discount seolah untuk menghormati seseorang yg sangat penting bagi mereka. Yah ibu2 adalah pangsa pasar yg paling ' empuk ', makhluk yg paling mudah ditarik perhatiannya. Tgl 8 Mei adalah hari Ibu, Mothers day, dimana setiap orang diingatkan kembali akan seseorang yg selama ini mungkin luput dari pemikirannya, dgn pengertian memang sudah demikian ,setiap orang pasti mempunyai seorang ibu yg memungkinkannya utk hadir didunia ini. Just take it for granted.
Dalam satu kartu ucapan selamat hari ulang tahun kepada seorang ibu tertulis demikian :
mom .........some one prepare things from the top to your toe
mom...........knows everything up to your hiding socks
dresses pants to haute - couture gowns
browsing from the kitchen to the front
mom..............your guardian in God
Itulah seorang ibu, dan masyarakat disini terbeban utk mengingat jasa2 seorang ibu dgn memunculkan satu hari utk menghargainya melalui berbagai cara.Ada yg mengirimkan kartu kpd sang ibu , mengirimkan kue , hadiah2 , tidak lupa ucapan terima kasih kepada sang ibu yg sudah menghadirkannya kedunia ini , memujinya sebagai orang yg paling berjasa.
Dan bagaimana di Indonesia? Hari ibu diperingati setiap tgl 22 Desember yg konon semula utk memperingati perjuangan kaum perempuan dalam meningkatkan harkat kaum perempuan di Indonesia . Kira2 seperti pemikiran ibu Kartini yg bercita2 membawa wanita Indonesia masuk dalam barisan sejajar kaum pria , yang sesungguhnya tidak jauh berbeda dengan pemikiran ibu Maramis pencetus hari Perempuan ( tentang hal ini, mungkin ada yg tidak sependapat ).
Pada hakekatnya kesemuanya bermuara pada satu kesimpulan, mengingat dan menghormati perempuan baik sebagai ibu yang berjuang membesarkan anak2nya menjadi penerus bangsa yg berkwalitas membangun , sebagai isteri pendamping suami membangun bangsa dan negara , sebagai wanita karya yang turut secara aktif dalam berbagai lini administrasi kenegaraan . Dan banyak lagi . Jadi seorang ibu berjuang dalam banyak hal , bukan hanya 'who knows where the missing socks are or who browses from the kitchen to the front ', tetapi sama seperti yg dilakukan oleh sesamanya kaum pria.Sebaliknya ,kaum pria tidak dapat melakukan semua hal yg dikerjakan oleh kaum wanita , mengandung dan melahirkan . Kedua hal inilah sebenarnya yg sangat dihormati oleh masyarakat disini. Karena hanya kedua hal ini yg tidak dapat digantikan oleh siapapun ,seberapa kaya atau seberapa pintar dia . Ada pria 'hamil' tapi terbatas hanya dalam film .
Namun mungkin ada yg terluput ?
Terima kasih , selamat anda masih punya seorang ibu , yg tidak dimiliki oleh John Lennon alm.
Seorang ibu yg berbahagia ialah yg dapat menyaksikan anak2nya berkumpul dan bercanda ,
beradu argumentasi dimeja makan atau dimana saja walaupun kadang2 tidak mengerti hal2 yg
didengarnya .Tulisan diatas ini adalah salah satu bukti . Tabik.
Posted at 09:35 pm by Emaq
Permalink
Tuesday, May 03, 2005
K A B U R L A G I .....................
KAlau sudAH TIDAK KABUR BERARTI doesn't BLURrrrrrrrrrrrrrrrrrr
Agak sulit utk memahami pikiran seseorang, terutama bila kita hanya mengenal seseorang dalam kurun waktu yg tidak terlalu lama, terlebih bila kita belum pernah tertarik utk mengenalnya secara lebih dalam lagi. Kita hanya terpaku pada penilaian2 melalui berita2 dari orang2 tertentu dan bahkan lebih buruk lagi bila berita penilaian tsb kita terima dari "sisi yang berlawanan" alias dari orang yg memang , katakanlah " sedikit kurang sepaham " dgnnya. Dan bilamana kita pada suatu ketika mengalami peristiwa ke - tidak pas - an dalam berolah kata, katakanlah mengalami ke -tidak sesuai -an dalam bersikap dan bertata laku , kita se-olah2 digiring kesuatu sikap membebek . Membebek dalam arti kata seperti bebek, kemana arah sekitar , kesana pula kita bergabung. Sikap seperti ini dapat menimpa siapa saja tanpa melihat umur , kelamin atau tingkat inteligensia.Tanpa bermaksud menggurui, atau memerintah atau mengatur seseorang, cobalah kita masing2 melihat kediri kita sendiri. Bukankah lebih banyak kita menilai seseorang dari kabar2 yg kita dengar dari orang lain dan memasukkan data itu kedalam otak kita tanpa mau bersusah payah utk menyelidiki keadaan yg sebenarnya ? Atau mencoba menilai seseorang dgn cara mencari data2 dari orang yg kita kenal secara pribadi, tanpa memikirkan kemungkinan adanya unsur subyektifitas ?
Barangkali kita tidak perlu memikirkan apapun atau berusaha utk menilai seseorang. Barangkali kita tidak perlu terbeban akan ketidak cocokan kita dengan seseorang. Biarlah semua kejadian2 disekitar kita menjadi bagian dari peristiwa2 yg harus terjadi selama kita menjadi penghuni bumi ini. Tanpa berusaha utk menganalisa dan menyimpulkan semua olah kata dan segala bentuk tata laku, apakah itu dapat diterima oleh benak atau tidak. Ah, jadi pusing juga, lebih baik kita akhiri saja sampai disini olah kata ini.Tabik.
Posted at 11:58 am by Emaq
Permalink
Monday, May 02, 2005
HIDUP ITU INDAH.....sambungan
d a r i yang k a b u r terbitlah yang
B A R U ..................
Udara pagi itu terasa sangat sejuk, enggan rasanya meninggalkan kehangatan selimut yg membungkus sekujur tubuh sejak tadi malam. Detak2 alarm weker seolah musik yg membangunkan telinga memaksa utk segera sadarkan diri. Langkah2 itu tidak terdengar oleh telingaku, namun aku bisa merasakannya, seolah hembusan angin melintas lalu lalang. Jam menunjukkan pkl 5.00 pagi dan gadis ini sudah bersiap-siap utk mengerjakan segala sesuatunya .Ia diminta utk datang pada pkl 6.00 pagi disuatu tempat, dan ia sudah berjanji utk memenuhinya . Walaupun utk itu dia mendapat bayaran yg pantas, namun sebagai sebagai seorang gadis yg hidupnya selama ini sangat berkecukupan, kalau boleh dinilai lebih dari orang2 kebanyakan,bangun pada saat orang2 masih bersembunyi dibalik selimut hangat, bukan suatu pekerjaan yg di-impi2kan siapapun,
kalau boleh dihindari.Itulah hidup.
Terbersit sekilas rasa kuatir, membayangkan seorang gadis berjalan seorang diri dalam kesunyian pagi dinegeri yg jauh dari tanah air, cerita2 yg pernah kudengar dan dari berita yg kubaca dari koran2 membuat hati ini sangat gelisah.Tapi sebaliknya suara2 yg mengatakan bahwa ditempat kami ini sangat aman membuat rasa kuatir itu berangsur2 memudar .Tekad bulat dari si gadis memberinya semangat juang utk berhasil tanpa membebani kedua orangtuanya di tanah air. Hal ini membuatku kagum terhadapnya dan jauh dilubuk hati, aku mengirimkan permohonan kepada Sipemberi hidup agar senantiasa menyertainya dimanapun si gadis berada. Agar cita2 dan harapan yg sudah digantungkan boleh berhasil.Doa yg sama yg selalu kuucapkan utk anak2ku. Gadis ini keponakan anak2ku.Dia adalah cucuku.

tulisan ini utk cucuku, selamat berjuang sayang..........
Posted at 10:56 pm by Emaq
Permalink
Monday, April 25, 2005
S A A T P E R A S A A N G A L A U D A N K A B U R
BUKANKAH HIDUP ITU INDAH
TETAPI MENGAPA PUDAR TAK BERTANDA
JANGAN TANYA PADA DUNIA, TANYAKAN PADA YANG
EMPUNYA KARYA
Sudah beberapa hari ini perasaanku tak menentu, tak jelas sesungguhnya apa yg kurasakan. Kucoba memusatkan pikiran , menaruh kesenduan dan perasaan aneh itu pada satu titik pertemuan dengan Dia Penciptaku, tapi aku tak pernah berhasil melakukannya. Hal ini bukan hal yg baru sesungguhnya bagiku, aku sudah sering merasakannya sejak usiaku melampaui angka 50....dan sekarang aku terjebak lagi dalam suasana yg serupa serta tak mampu melarikan diri.
Saatnya aku akan meninggalkan si buah hatiku ditempat yg jauh dari tanah air ini, menuju kampung halaman , bertemu dengan orang2 yg kucintai dan yg mencintaiku. Alangkah jauhnya aku melangkah, namun selama ini nyaris tak terasa karena tetap dekat dengan suasana rumah walaupun masih saja terkesan ada yg hilang. Berkat majunya teknologi saat ini, aku tetap dapat berkomunikasi dengan orang2 yg " tidak hadir " , dan itupun kadang2 tak mengganggu perasaan, karena memang masing2 telah memiliki kesibukan dan komunikasi dgn mereka pun tak jauh berbeda dgn apa yg kulakukan selama aku ditempat ini. Tuhan, alangkah jauhnya aku dari sibuah hatiku ini kelak aku pasti akan sangat rindu mendengar suaranya, wajahnya yg polos itu ( tidak jauh berbeda dgn wajahnya saat ia balita ), tanpa bahan2 riasan yg sangat jamak pada wanita jaman sekarang , ia persis serupa dengan bidadari bagiku. Aku membayangkan wajah tua renta ibuku yg sudah almarhum , keningnya penuh dengan guratan2 horisontal , se-olah2 tiap garis menunjukkan kurun waktu tertentu, memandangku , mengamatiku pada saat2 aku berpamitan utk pulang kerumahku. Kurasakan bagaimana hati tua itu mengharu biru, menolehkan wajahnya kearah lain utk menutupi airmata yg merebak dikelopak. Saat itu aku hanya tersenyum dan tidak merasakan seperti yg kurasakan saat ini. Ya Tuhan, ampuni aku, dosaku sangat besar terhadap org yg melahirkan aku , dan betapa saat ini Engkau bermurah hati menunjukkan kepadaku hal2 yg luput dari pandanganku selama ini. Tetapi mengapa Engkau tidak membukakannya dahulu sehingga aku dapat menghapus air mata dari wajah yg tua itu ? Sehingga aku dapat bersimpuh dilututnya dan menghiburnya ? Tapi itu sudah berlalu, sekarang aku belajar menerima hal yg sama.
Buah hatiku tidak mengerti , dia sibuk dengan tugas2 yg sangat banyak dan nyaris tak berjedda bahkan , se-olah2 satu hari tdk lah cukup 24 jam baginya, seminggu tak cukup kalau hanya terdiri dari 7 hari. Hhhhhhhhhhh.......aku bernapas panjang dan berusaha menutupi air mata yang sudah merebak, jangan terlihat oleh siapapun, biarlah Tuhanku saja yg melihatnya, dan mungkin dia tersenyum diatas sana , seolah akan berkomentar: " Hai anakKu, itulah galau hati ibumu saat ia masih bersama engkau dan engkau tidak pernah melihatnya ".
Aku hanya tertunduk dan merenung kembali.............
Posted at 08:24 am by Emaq
Permalink
Tuesday, April 19, 2005
aduh....sayang benar,dharma ibu pejabat in.....eh,wanita...ini
Sebaiknya ,aku mulai dari mana ya,? dari pejabat atau dari ibu pejabat , atau dari dharma wanita atau wanita saja? Ah, dari manapun itu, intinya tetap mengenai wanita. Wanita....wanita...wanito..wani di tato..eh, di toto. Memang hanya wanita yg berani di toto, kalau lelaki beraninya hanya di tato.
Ah , ini hanya untuk berkelakar saja sebelum masuk pada percakapan yg lebih dalam lagi.
Dharma wanita, sebuah ungkapan yg sangat populer di tanah air kita tercinta. Ungkapan yg dapat diartikan sebagai usaha utk menaikkan harga wanita itu sendiri . Sekarang timbul pertanyaan, apakah harga diri wanita itu sudah sedemikian rendah, sehingga diperlukan suatu ungkapan utk mengangkatnya? Siapakah arsitek ungkapan tsb? Apakah dia seorang wanita? Bilamana jawabannya ya, apakah dia pernah mengalami hal2 yg mengerikan sebagai seorang wanita, pengalaman seperti apakah itu, dan apa reaksinya terhadap pengalaman tsb, bagai mana reaksi orang2 disekitarnya , dst, dst, dsb, etc. Tidak jelas sesungguhnya, apakah memang ada penurunan harga wanita, sehingga perlu didirikan suatu organisasi yg berjudul, dharma wanita . Suatu organisasi yg didirikan pada thn 70-an dan beranggotakan semua wanita yg ber-suami-kan lelaki yg tercatat sebagai pegawai sipil di-kantor2 instansi pemerintah atau perusahaan2 milik pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Konon maksud dan tujuan organisasi ini adalah sebagai wadah dimana para istri pegawai pemerintah saling asah asuh dan bahkan asih, sehingga tercipta suatu hubungan mesra diantara mereka. Dengan demikian, diharapkan juga hubungan mesra antar suami2 dalam pekerjaan mereka dapat tercipta. Dan tak kurang para suami inipun ternyata sudah mempunyai wadah sendiri yg diberi judul Korpri sebagai kependekan dari Korps Pegawai Republik Indonesia. Apakah para suami ini membutuhkan sesuatu utk mengangkat suatu nilai dalam kehidupan mereka ?
Kembali pada dharma wanita tadi, organisasi yg senantiasa aktif dalam mengikuti perkembangan seluruh aspek kehidupan bangsa Indonesia. Katakan bidang apa yg ingin ditanyakan.Politik? Anggota dharma wanita tahu siapa yg akan memenangkan pemilu dinegeri ini. Ekonomi? Pertanian? Keluarga berencana? Oh, setiap anggota tahu persis berapa anak yg diberi tunjangan oleh negara.Segala rupa organisasi, pkk, pbb, setiap organisasi yg memuat huruf "p ", posyandu, posyahdu, pos hansip , dan berbagai pos2 lainnya.Dan bagi beberapa orang wadah ini menjadi tempat melampiaskan cita2 utk menjadi penguasa, penguasa dalam arti dihormati oleh banyak orang (ma'af bukan oleh orang banyak ) terutama bila berjalan bersma sang suami yg menjadi pemimpin instansi tertentu.Si ibu dharma wanita tsb di-elu2kan, tak dibiarkan membawa tasnya, selalu ada yg meringankan bebannya. Sementara sang suami meninjau perkembangan proyek pembangunan mandi , cuci, kakus yg dikenal dengan proyek m.c.k, si ibu dharma wanita sedang duduk dalam kendaraan ber-ac mendengarkan keterangan tentang obyek wisata yg mereka lalui sambil tak henti2nya disuguhi segala macam jenis buah2an yg tumbuh didaerah yg mereka lalui, dan bahkan buah2an dari negeri seberang.
Sesampai ditempat yg dituju, rombongan dharma wanita sudah ditunggu ,utk memberikan penyuluhan ttg berbagai hal utk meningkatkan pengetahuan anggota yg haus akan perkembangan ilmu pengetahuan yg paling mutakhir.Pertemuan silatur-rakhmi ini berakhir dengan memuaskan, pertanyaan demi pertanyaan yg sudah diatur oleh dharma wanita setempat dilontarkan dengan bahasa yg sangat memukau, dan dengn tangkas dijawab oleh ibu dharma wanita tamu tadi dgn bahasa yg tidak kurang ilmiah.Makan bersama antar sesama anggota dharma wanita dan tentu saja dengan para suami menyudahi seluruh kunjungan resmi ini. Semua puas, karena laporan proyek mck yg sudah 6 bln terlantar dan ternyata belum memunculkan sepotong pun mck, bahkan sebuah batapun tak terlihat disana, dinilai dapat dimaklumi dan dianggap sudah dilaksanakan karena digantikan dengan kepentingan rakyat yg lebih mendesak. Apalagi saat ini, rakyat lebih memilih kesungai, karena sudah terbiasa. Lagipula butuh banyak konsumsi makanan sebagai bahan utk di" tempatkan " pada proyek yg terlantar itu. Aaah, tak perlu dihitung secara matematis, tokh hubungan manusiawi antar suami2 dharma wanita diatas segala-galanya dan pula, janganlah segala sesuatu itu hanya dilihat dari segi materinya saja, unsur hubungan sesama tentu lebih berbudaya timur dan lebih sesuai utk masyarakat kita.Yang kadang2 kurang jelas adalah budaya timur ini,sangat rancu,apakah maksudnya budaya yg berasal dari negara2 timur dan sebelah timur itu dilihat dari mana? Dari kutub utara, selatan atau kutub yg mana?
Kembali kepada ibu dharma wanita dari sudut yg lain. Ada anggota yg karena kedudukan suami tdk memungkinkan ia menjadi " penguasa" walaupun ia memiliki kemampuan utk menjadi serang pendidik atau pemimpin, dan tambahan lagi karena sang ibu ketua tdk berminat utk memanfaatkan segala kepiawaian si ibu yg non jabatan ini. Sekali lagi tergantung dari hubungan
manusiawi keduanya.Dibutuhkan seni pendekatan secara pribadi yang ternyata tidak hanya perlu dalam seni pemasaran suatu produk, tapi juga dalam organisasi atau institusi non pemerintah atau perusahaan nirlaba. Pelik namun menarik, karena ternyata organisasi dharma wanita ini tdk sesederhana yg dipikirkan selama ini.Tapi bagi anggota dharma wanita didesa dan didusun sana, dimana seragam organisasi merupakan identitas yg dilirik kaum ibu ( konon menunjukkan keberhasilan seseorang utk menjadi bagian dari kaum elite pamong desa )walaupun utk memilikinya harus mengorbankan sejumlah puluhan ribu rupiah dengan cara mencicil, itu wajar saja. Sewajar pembayaran pada sekolah yg diselenggarakan dharmawanita dalam rangka pemberantasan buta huruf sesuai program yg dicanangkan oleh permerintah.
Selama 2 dekade terakhir apakah harga diri kaum wanita terangkat ? Entahlah, sangat subyektif sifatnya, dibutuhkan seseorang yg tidak memihak kepada salah satu gender atau yg sesungguhnya tdk memiliki gender ?
Tulisan ini hanya sekedar utk dibaca sekilas, tdk mengandung niat utk menyudutkan pihak siapapun, karena disini tdk ada unsur keberpihakan, tanpa perlu membuat pernyataan dibawah sumpah atau apapun namanya utk meyakinkan semua pihak yg merasa tersangkut jasanya dalam membuat program2 semasa dharma wanita berjaya mengikuti semua kegiatan politik dinegara ini. Walaupun saat ini tidak terlihat lagi majalah dharma wanita, itu tidak mengartikan bahwa dharma wanita sudah almarhum. Ada pertanyaan yg tersimpan selama ini, apakah dharma wanita masih berniat utk bangun dan menempatkan wakilnya di dewanperwakilan rakyat seperti yg dilakukan pada waktu masa silam? Atau sudah dirasakan tdk dibutuhkan lagi ,karena kaum wanita indonesia dapat mengangkat harga dirinya sendiri tanpa wadah2an ?
Posted at 06:45 pm by Emaq
Permalink
Thursday, April 07, 2005
~*~*~*selamat ulang tahun anakku sayang*~*~*~
.......dia merasa se-olah2 ia meluncur dr tempat yg sangat tinggi. Eh, ada apa ini, pikirnya.Sudah lama ia tak bergerak-gerak. Biasanya ia hanya menggerak-gerakkan kakinya, atau tangannya.Lalu dia merasakan se-olah2 ada usapan lembut pada punggungnya, atau bahkan pada ujung siku tangannya. Atau seakan-akan usapan2 yg menggelitik pada bagiann samping kanan tubuhnya, atau pada telapak kakinya. Kadang2 perasaan nyaman itu seolah terusik juga, namun ia tak dapat berbuat apa2, anehnya ia merasa hal itu adalah bagian dari dunia tempatnya berada. Sekarang ia mendengar suara sayup2 dikejauhan, tak jelas suara apa ,dan dari mana asalnya. Suara mengerang yg sangat keras ...dan jatuhlah ia disuatu tempat yg asing,suara2 yg ribut dan iapun terkejut,.......dan berteriak se-keras2nya. "Seorang perempuan, bu, ia sangat cantik dan kulitnya merah jambu,apakah ibu mempunyai darah bule? "Ah, dokter bisa aja, saya ini Indonesia asli, lho, apapun warnanya yg penting dia sehat"."Selamat, ya bu, selamat ya pak, mudah2an dia menjadi orang yang berguna dikemudian hari".Dia tak mengerti semua percakapan itu, tapi ia merasakan rasa sukacita itu dihirup oleh semua orang diruangan itu.Sangat silau dan ia tak henti2nya menangis dan berteriak, entah kenapa ia sendiri tak dapat menghentikan tangis itu.Inilah rupanya yg bernama dunia.Selamat datang didunia yg hiruk pikuk.
Posted at 08:12 am by Emaq
Permalink
Tuesday, April 05, 2005
AAH...P A U S ITU AKHIRNYA PULANG JUGA
Sangat sulit utk menggambarkan bagaimana rasanya kehilangan seseorang yg sangat kita kagumi terlepas dari apakah orang itu mengenal kita atau tdk. Terlebih bagi orang yg mempunyai kesan tersendiri terhadap pribadi tersebut.
Seorang gembala agung, pahlawan perdamaian dunia, demikian sri paus Yohannes Paulus ke II dijuluki oleh seorang pemimpin negara adi kuasa seperti George W Bush, sangatlah tepat.Paus yg I didunia ini, (yg adalah pengganti St.Petrus, dalam anggapan jemaat Katholik seluruh dunia ) yg melakukan perjalanan keseluruh dunia, hal yg belum pernah dilakukan oleh seorang Paus sebelumnya.Paus yg pernah " keluar dari takhtanya " dan mengunjungi Indonesia juga, adalah Paus Yohannes ke 23. ( kalau saya tidak lupa ).
Seluruh dunia berkabung atas kepergiannya, menembus batas2 umur, keyakinan dan sosial-kultural. Reaksi dunia sangat fenomenal dan spontanitas keharuan serta duka , sangat jelas tergambar pada wajah 2 yg dpt kita saksikan dilayar kaca. Apakah ini tanda2 rasa apatisme telah melanda penghuni dunia ini? Apakah paus yg akan datang ,atau penggantinya belum terbayangkan?
Wallahualam, hanya Allah yg Maha mengetahui The Almighty God yg dapat.
Selamat jalan bapa paus,sampai ketemu dirumah Bapa.....................
Posted at 02:02 am by Emaq
Permalink
|
|
|